Breaking News

Heboh!! Menu MBG Dari Dapur Miptahul Huda Jadi Sorotan Jika Sisa 2000 Per,Anak Dikalikan Ratusan Murid Uangnya Kemana

Lampung Timur – Jantung Lampung one news 
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 2 Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, pada Jumat (6/3/2026) menjadi sorotan sejumlah pihak. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa ini diduga menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari kualitas menu hingga transparansi pengelolaan anggaran.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa beberapa guru di SDN 2 Rajabasa Lama sebenarnya sempat berencana menyampaikan keberatan terkait menu makanan yang disajikan kepada siswa. 

Namun mereka memilih menyampaikannya secara terbatas agar tidak menimbulkan polemik di lingkungan sekolah.

Salah satu guru yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa kualitas buah yang dibagikan kepada siswa beberapa kali menjadi perhatian.

“Kami sebenarnya ingin menyampaikan protes. Beberapa kali buah yang diberikan kepada anak-anak kondisinya kurang segar, bahkan pernah ditemukan yang sudah busuk,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan karena program MBG sejatinya dirancang untuk memastikan siswa mendapatkan makanan yang sehat dan layak konsumsi.

Sementara itu, hasil konfirmasi kepada pihak pengelola dapur MBG di dapur Miftahul Huda, yang berada di dusun setia batin desa Raja basa lama kecamtan labuhan Ratu Lampung timur,melalui akuntan berinisial FAI, menjelaskan bahwa pembiayaan MBG dibagi dalam dua klaster penerima.
Menurut FAI, klaster pertama meliputi balita hingga siswa kelas 3 SD dengan alokasi anggaran sebesar Rp8.000 per porsi, sedangkan klaster kedua mencakup siswa kelas 4 SD hingga kelompok lanjut usia dengan alokasi Rp10.000 per porsi.

FAI juga menjelaskan rincian harga beberapa item menu yang digunakan pada anak SD kelas 5 dalam  paket MBG untuk dua hari  jumat tgl (06_03_2026) dan hari sabtu tgl (07_03_2026 di antaranya:

• Jeruk jenis Berastagi: Rp2.200
• Kurma 6 butir: Rp4.000
• Bolu keju: Rp3.000
• Nugget: Rp2.000
• Telur rebus: Rp2.000
• Kacang bawang: Rp1.800
• Kacang pedas manis: Rp2.000

Jika ditotal, nilai menu tersebut sekitar Rp18.000 untuk dua hari penyajian, sehingga dari total anggaran Rp20.000 untuk dua hari masih terdapat sisa sekitar Rp2.000.

FAI juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program MBG terdapat mekanisme subsidi silang. Menurutnya, pada beberapa hari sebelumnya menu yang disajikan kepada siswa termasuk kategori “menu besar”, sehingga pada hari Jumat (6/3/2026) dan Sabtu (7/3/2026) dilakukan penyesuaian atau pengurangan pada komposisi menu.

Ada subsidi silang. Beberapa hari sebelumnya menu yang disajikan termasuk menu besar, jadi pada hari Jumat dan Sabtu ada penyesuaian,” jelas FAI saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.

Meski demikian, penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru di kalangan wali murid. Mereka menilai bahwa sisa anggaran yang disebut mencapai Rp2.000 untuk dua hari per siswa itupun Jika harga memang sesuai dengan menu, 

Sementara itu penilaian para wali murid untuk harga pada menu pun disinyalir   sudah di mark up harga atau nilai belinya,oleh karenanya para wali murid mengaharapkan keterbukaan pada publik.

Salah satu wali murid mempertanyakan ke mana sisa anggaran tersebut dialokasikan. jika dikalikan dengan jumlah siswa yang mencapai ratusan orang.
Maka nilainya sangat besar.

Kalau sisa Rp2.000 untuk dua hari per anak, coba dikalikan ratusan murid. Nilainya bisa ratusan ribu rupiah. Pertanyaannya sekarang, uang sisa itu dikemanakan? Ini yang perlu dijelaskan secara transparan,” ujar seorang wali murid.

Dan jangan lupa bahwa mbg ini adalah program bapak presiden yang bertujuan untuk memberikan makan bergizi pada anak,agar anak anak indonesia bisa tumbuh kembang dengan kecerdasan.

Jadi mbg ini bukan ladang atau tempat untuk mencari keuntungan semata dengan cara cara HARAM !!Tegas salah satu wali murid.

Dan Sejumlah wali murid  juga menilai bahwa mekanisme subsidi silang dalam pengelolaan menu MBG perlu disampaikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kegaduhan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat berharap instansi terkait dapat melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pengelolaan dapur MBG miftahul huda,baik dari sisi kualitas bahan makanan, standar penyajian, maupun transparansi penggunaan anggaran.

Evaluasi tersebut dinilai penting agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni memastikan anak-anak sekolah mendapatkan makanan yang layak, sehat, dan bergizi, serta dikelola secara akuntabel.                       Sumber Berita Corong,berita i-news,site.

Laporan : Topan.
© Copyright 2022 - JANTUNG LAMPUNG